Share

SMK Cendika Bangsa Buktikan Kualitas di Panggung MAVEC 2026

Share

Swaracendika.id – SMK Cendika Bangsa Kepanjen kembali membuktikan kualitas siswanya di kancah akademik. Kali ini, mereka bersaing di tingkat kabupaten pada ajang Malang Vocational English Competition (MAVEC) 2026. Kompetisi bergengsi tersebut digelar pada Minggu (25/1/2026) di SMKS Muhammadiyah 1 Kepanjen. Hasilnya, tim Bahasa Inggris sekolah sukses menorehkan prestasi yang membanggakan.

Kompetisi ini mengusung tema besar “Unlocking Future Potential”. Pasalnya, persaingan berlangsung sangat ketat. Lebih dari 40 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kabupaten Malang turut serta dalam ajang ini. Oleh sebab itu, seluruh peserta berusaha menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam berbahasa asing.

Dalam gelaran tersebut, SMK Cendika Bangsa menunjukkan keseriusan yang tinggi. Sekolah mengirimkan delegasi untuk bertanding di lima bidang lomba sekaligus. Bidang tersebut meliputi Marketing Speech, News Anchor, Speech, Story Telling, dan Tourism Vlog. Partisipasi yang luas ini menjadi bukti nyata keberanian siswa. Selain itu, hal ini menunjukkan daya saing mereka untuk menguji kompetensi komunikasi.

Kerja keras selama masa persiapan akhirnya membuahkan hasil manis. Salah satu anggota tim, Ocha Elok Diah Agustin, sukses mengamankan posisi 4th Runner Up Winner pada kategori Tourism Vlog. Ocha mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, latihan intensif selama dua minggu terbayar lunas dengan pengalaman berharga yang didapatkannya.

swaracendika.id
swaracendika.id

Perjuangan Haru di Balik Layar

Akan tetapi, ada kisah yang jauh lebih inspiratif di balik kilau piala tersebut. Keenam siswa yang bertanding, yaitu Ocha, Refan, Nabil, Jeje, Widiya, dan Jihan, harus melalui proses latihan yang berat. Di bawah bimbingan Ibu Fidayah, S.Pd., mereka menghadapi berbagai tantangan. Meskipun demikian, semangat mereka tidak surut.

Ibu Fidayah menuturkan kebanggaannya melihat ketangguhan mental anak didiknya. Mereka harus membagi fokus antara tugas sekolah yang menumpuk dan hafalan naskah. Bahkan, ada siswa yang harus berjuang sambil merawat orang tua yang sedang sakit. Menurut Ibu Fidayah, kegigihan untuk bertahan di tengah tekanan adalah nilai juang yang patut diapresiasi. Hal ini jauh lebih berharga daripada sekadar kemenangan di atas panggung.

Semangat positif juga ditunjukkan oleh seluruh anggota tim. Walaupun belum semua berhasil membawa pulang trofi, pengalaman berkompetisi ini justru membakar semangat mereka. Hal ini tercermin dari antusiasme siswa yang menyatakan tidak kapok. Sebaliknya, mereka justru ingin kembali berkompetisi di kesempatan berikutnya. Sikap mental juara inilah yang menjadi kemenangan sesungguhnya bagi sekolah.

Sebagai penutup, Ibu Fidayah menegaskan bahwa pencapaian di MAVEC 2026 merupakan langkah awal yang baik. Ke depannya, tim akan melakukan evaluasi menyeluruh. Persiapan juga akan dilakukan dengan lebih matang. Tujuannya agar SMK Cendika Bangsa dapat bersaing kembali dan meraih prestasi di lebih banyak kategori lomba. (Fidayah/cb1)

Tag @

Share