swaracendika.id – Dentuman drum berpadu dengan riuh tepuk tangan penonton menggema di Stadion Kanjuruhan, tempat digelarnya Kanjuruhan Drum Corps Symphony 2025.
Ajang yang menjadi bagian dari Semarak Pesta Rakyat Kodim 0818 memperingati HUT TNI ke-80 itu diikuti berbagai tim drumband dari jenjang SD hingga SMA, termasuk SD Negeri 2 Ngadilangkung yang tampil di kategori SD Non Brass.
61 Siswa Tampil Penuh Energi dan Kekompakan
Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Kepanjen ini menurunkan satu pasukan beranggotakan 61 siswa, mulai dari kelas 3 hingga kelas 6.
Formasinya lengkap: maskot, drum major, pianika, balera, bass, senar, kwin, color guard, hingga simbal, semuanya tampil serempak dengan energi luar biasa.
Menurut pelatih drumband, Mochamad Soni, seluruh anak sudah menjalani latihan intensif selama beberapa minggu menjelang lomba.
“Persiapan anak-anak sudah optimal untuk perlombaan kali ini,” ujarnya penuh keyakinan.


Belajar Disiplin dan Menikmati Proses
Bagi para siswa, keikutsertaan dalam lomba besar seperti ini bukan semata soal menang atau kalah. Mereka belajar disiplin, kerja sama, dan percaya diri, nilai-nilai penting yang akan terbawa hingga di luar arena kompetisi.
Buah dari Kerja Keras: Juara Harapan 2
Kerja keras dan semangat itu akhirnya membuahkan hasil. Dalam kategori Playpass SD Non Brass, SDN 2 Ngadilangkung berhasil meraih Juara Harapan 2.
Capaian ini disambut dengan tepuk tangan meriah dari guru, orang tua, dan siswa yang ikut mendampingi di Stadion Kanjuruhan.
“Alhamdulillah anak-anak bisa dapat piala, itu kebahagiaan yang luar biasa buat mereka,” ungkap salah satu wali murid dengan mata berbinar.
Kebanggaan Sekolah dan Kepala Sekolah
Raut bahagia dan bangga juga tampak di wajah Kepala SDN 2 Ngadilangkung, Efendi, S.Pd. SD
“Kami sangat bangga pada anak-anak. Hasil latihan mereka selama ini membuahkan hasil yang membanggakan. Drumband ini merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler unggulan di sekolah kami,” ujarnya penuh semangat.
Lebih dari Sekadar Piala
Bagi SDN 2 Ngadilangkung, prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan karakter dan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti drumband bisa menumbuhkan semangat juang sekaligus kebersamaan di antara siswa.
Mereka tak hanya tampil sebagai pemain musik, tapi juga sebagai pembawa semangat kebanggaan sekolah.