Swaracendika.id – Menutup perjalanan tahun 2025 dan membuka pintu harapan menuju 2026, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang menggelar Doa Bersama dan Istighosah Kubro. Suasana khidmat memenuhi ruang kegiatan, menjadi titik hening untuk menoleh ke belakang dan menata langkah baru dengan hati yang bersih.
Refleksi Akhir Tahun dan Harapan Baru
Istighosah dibuka dengan zikir dan pembacaan doa. Dalam temaram lantunan ayat, para ASN menundukkan kepala, memohon keselamatan bangsa serta kelancaran program pemerintahan.
Ketua KORPRI Kabupaten Malang menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni penutup tahun.
“Istighosah ini adalah bentuk charge spiritual bagi kita. Sebagai pelayan publik, kita tidak hanya butuh kecerdasan intelektual, tetapi juga ketenangan batin dan bimbingan Tuhan agar tetap amanah,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, doa khusus juga dipanjatkan bagi saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang tengah dilanda musibah.
Penguatan Integritas dan Etos Pelayanan

Dalam sambutan, beberapa pesan penting ditegaskan sebagai kompas memasuki tahun 2026:
- Integritas ASN sebagai fondasi bebas korupsi dan gratifikasi.
- Solidaritas KORPRI agar kolaborasi kerja semakin kuat.
- Optimisme Kinerja menghadapi tantangan sosial dan ekonomi dengan gagasan baru serta inovasi layanan publik.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, sebagai wujud syukur sekaligus bentuk kepedulian sosial keluarga besar KORPRI.
Tausiyah, Syair Abu Nawas dan Doa Penutup
Sebuah tausiyah singkat turut mengingatkan ASN mengenai nilai etik dalam bekerja. Core values BerAKHLAK kembali digaungkan sebagai karakter dasar pelayanan: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Menjelang penutupan, Ketua MUI Kabupaten Malang, Kyai Fadhol Hija, memimpin doa khusus sambil penyalaan lilin sebagai simbol harapan.
Momen semakin teduh ketika Bupati Malang Dr. Sanusi M.M melantunkan syair Abu Nawas “Ilahilas”, berkolaborasi dengan tim sholawat SMK Cendika Bangsa Kepanjen dan jamaah sholawat Den Bagus Katurenggo.
Harapan masyarakat mengalir lirih bersama alunan sholawat: semoga Malang memasuki 2026 sebagai kota yang makmur dan penuh berkah. Aamiin. (Maulana)