Perkembangan teknologi mendorong dunia pendidikan untuk terus berinovasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penelitian pengembangan media pembelajaran berbantuan Canva dengan integrasi Canva AI pada elemen Pengelolaan Sarana dan Prasarana di SMK Cendika Bangsa Kepanjen. Penelitian ini dilakukan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mampu mendorong peserta didik belajar secara mandiri.

Media pembelajaran yang dikembangkan dirancang agar mudah diakses melalui handphone maupun laptop, serta dilengkapi materi, video pembelajaran, kuis, pre-test, post-test, dan refleksi belajar. Kehadiran media ini bertujuan untuk membantu guru dalam menyampaikan materi sekaligus meningkatkan keterlibatan peserta didik selama proses pembelajaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini berdampak positif terhadap proses belajar peserta didik. Pada aspek self-regulated learning, kelas eksperimen yang menggunakan media ini memperoleh persentase 90,74%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh 77,78%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital yang terstruktur dan interaktif mampu membantu peserta didik dalam merencanakan, memantau, mengevaluasi, dan memotivasi proses belajarnya sendiri. Dengan kata lain, media ini tidak hanya membantu siswa memahami materi, tetapi juga melatih kemandirian belajar mereka.

Dari sisi hasil belajar, perbedaan juga terlihat cukup jelas. Kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran berbantuan Canva dengan integrasi Canva AI memperoleh rata-rata nilai post-test 94,65, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 88,00. Penelitian ini memperlihatkan bahwa media pembelajaran yang inovatif dan dekat dengan dunia digital peserta didik dapat memberikan pengaruh positif terhadap pencapaian hasil belajar. Pembelajaran menjadi tidak sekadar penyampaian materi, tetapi juga pengalaman belajar yang lebih aktif, visual, dan bermakna.

Pada akhirnya, penelitian ini menjadi pengingat bahwa inovasi dalam pendidikan tidak selalu harus rumit. Kadang, perubahan besar justru dimulai dari langkah sederhana: menghadirkan media pembelajaran yang lebih dekat dengan peserta didik, lebih menarik untuk dipelajari, dan lebih bermakna untuk dijalani. Semoga pengembangan media pembelajaran ini dapat menjadi bagian kecil dari upaya besar dalam menciptakan pendidikan yang lebih adaptif, kreatif, dan berdampak.[Iftitah/cb01]