Share

Sinergi SMK CB dan PMI Wujudkan Kepedulian Sosial Siswa

swaracendika.id
swaracendika.id

Share

swaracendika.id – Semangat kepedulian sosial tampak nyata dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan SMK Cendika Bangsa bersama Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Malang, Kamis (18/9). Acara yang berlangsung pukul 08.30-13.00 WIB ini berhasil menyatukan seluruh komponen sekolah dalam aksi kemanusiaan.

Peran Aktif Kader PMR dalam Aksi Kemanusiaan

Kegiatan ini menampilkan peran strategis anggota ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) yang bertindak sebagai panitia pelaksana. Para siswa secara aktif terlibat dalam seluruh proses, mulai dari pendataan calon pendonor, membantu pengisian formulir, hingga memastikan kelancaran jalannya acara.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola event sosial. Mereka belajar berorganisasi, berkomunikasi dengan masyarakat, dan mengasah jiwa kepemimpinan,” ujar Yuana guru penggerak donor darah SMK Cendika Bangsa.

Donor Darah sebagai Media Pendidikan Karakter

Proses donor darah berjalan tertib dan terstruktur. Calon pendonor dari kalangan siswa, guru, staf, dan perwakilan Universitas Raden Rahmat terlebih dahulu melalui tahapan pemeriksaan kesehatan yang ketat. Mereka yang memenuhi syarat kemudian melanjutkan ke proses pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas profesional UTD PMI.
Kepala Sekolah SMK Cendika Bangsa, Abdulloh Muthi, SE, menegaskan, “Kegiatan ini merupakan bagian integral dari pendidikan karakter di sekolah kami. Kami ingin menanamkan nilai-nilai empati, kedermawanan, dan tanggung jawab sosial sejak dini kepada peserta didik.”

Membudayakan Donor Darah melalui Program Rutin

Sebagai bentuk apresiasi, setiap pendonor menerima bingkisan. Kegiatan donor darah yang diselenggarakan secara rutin setiap tiga bulan sekali ini telah menjadi program unggulan sekolah.
“Kerja sama yang telah terjalin selama lima tahun ini sangat berarti bagi kami. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah, program ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi generasi muda,” kata perwakilan UTD PMI Kabupaten Malang.
Dengan sinergi yang kuat antara institusi pendidikan dan organisasi kemanusiaan, kegiatan donor darah tidak hanya menyelamatkan nyawa penerima manfaat, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial tinggi dan siap menjadi agen perubahan di masyarakat. (cb1/yuana)

Tag @

Share