swaracendika.id – Siang itu, suasana virtual room SMK Cendika Bangsa Kepanjen jadi beda banget. Puluhan siswa kelas X dan XI duduk rapi di depan layar Interactive Flat Panel (IFP), siap “terbang” ke Korea bareng native speaker kece asal Negeri Ginseng, Hee Jeong Na alias Bu Ana.
Bukan nonton drama, tapi ikut kelas literasi seru bertema “Mencicipi Budaya Korea.” Dan yang bikin makin spesial, Bu Ana datang langsung ke sekolah buat ngajar dan menyapa murid-murid sebelum balik ke Korea.
Ngobrol Literasi, AI, dan Dunia Digital



Bu Ana langsung nyalain semangat siswa dengan topik yang relate banget.“Sekarang banyak anak kurang minat baca. Kalau mau sukses, ya harus banyak baca,” katanya dengan logat Korea yang khas.
Nggak cuma soal buku, Bu Ana juga bahas Artificial Intelligence (AI). “Saya umur 58 aja masih belajar AI. Tahun 2035 dunia bakal berubah, jadi kalian harus ngerti konsep prome,” ujarnya.
Ia jelasin kalau orang yang rajin baca bakal lebih jago bikin prompt yang bagus. Bahkan, ia cerita hasil riset—orang yang baca buku kertas lebih fokus dibanding yang baca digital.
Dan tips terakhirnya simple tapi keren: “Baca nyaring, biar otakmu makin aktif!”
Empat Aktivitas Seru Ala Korea
Belajar bareng Bu Ana nggak terasa kayak pelajaran biasa. Dalam dua jam, siswa diajak ikut empat kegiatan yang seru banget:
1.Belajar Hangul (Huruf Korea)
Siswa latihan nulis dan baca huruf Korea di layar IFP. Salah sedikit? Santai aja, tawa langsung pecah di ruangan!
2.Nyanyi “Kong Ja Kong Ja”
Lagu ceria Korea ini sukses bikin suasana makin hidup. Semua ikut nyanyi dan goyang bareng Bu Ana.
3.Baca Nyaring Dongeng Korea
Sesi literasi utama! Bu Ana bawain dongeng Korea versi Bahasa Indonesia karya orang Indonesia yang tinggal di sana.“Walau di Korea, jangan lupa bahasa Indonesia,” pesannya.
4.Makan Chamoe (Melon Korea)
Sebagai penutup manis, semua siswa makan Chamoe (참외) — melon kuning khas Korea yang manis banget. “Rasanya kayak vibes Korea!” celetuk salah satu siswa yang langsung disambut tawa.
Belajar Bisa Seru Kayak Ini!
Kelas literasi kali ini buktiin kalau belajar nggak harus serius terus. Dengan budaya, musik, dan makanan, literasi bisa jadi pengalaman yang fun dan berkesan.
Sebelum pamit, Bu Ana nutup sesi dengan pesan yang bikin mikir:
“Belajar itu bukan cuma soal huruf, tapi soal memahami dunia dan menghargai perbedaan.”
Dan siang itu, lewat ruang virtual dan senyum tulus Bu Ana, para siswa SMK Cendika Bangsa benar-benar merasa udah “mampir” ke Korea — tanpa harus naik pesawat.(cb1/niswa)