Swaracendika.id – Dunia perhotelan terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan serta sikap profesional. Menjawab kebutuhan tersebut, SMK Cendika Bangsa memperkuat hubungan dengan industri melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Hotel Tuwuh Malang dan Hotel Horison Batu, Kamis (29/10/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah sekolah untuk membuka lebih banyak peluang bagi peserta didik. Bukan sekadar menjalin kerja sama, tetapi juga membangun hubungan yang dapat menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.
Pertemuan pertama berlangsung di Hotel Tuwuh Malang. Perwakilan sekolah bertemu dengan Greisye F. Manoy selaku Talent & Culture Officer. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak menandatangani MoU sekaligus memperkuat kembali kemitraan yang telah terjalin sebelumnya.
Pembahasan mencakup peluang rekrutmen lulusan, penempatan peserta didik untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta sinkronisasi kurikulum. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan kompetensi siswa agar sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan.
Membuka Peluang Kerja Sama Baru
Setelah dari Hotel Tuwuh Malang, rombongan SMK Cendika Bangsa melanjutkan kunjungan ke Hotel Horison Batu. Pihak sekolah disambut Diajeng Ayu selaku HRD Hotel Horison Batu.

Pertemuan ini menjadi awal kemitraan baru. Kedua pihak membahas peluang rekrutmen tenaga kerja, fasilitasi PKL, serta penyesuaian kurikulum dengan standar kompetensi industri.
Melalui pembahasan tersebut, sekolah dan industri juga mendiskusikan sejumlah hal teknis untuk mendukung pelaksanaan kerja sama ke depan.
Kegiatan ini diikuti Ricco Rivaldi Hasti sebagai perwakilan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Cendika Bangsa. Turut hadir Aucha Mafula dan Elvina Rohmatul Jannah sebagai perwakilan guru Kompetensi Keahlian Perhotelan.

Menghubungkan Pembelajaran dengan Dunia Kerja
Kemitraan dengan industri memiliki peran penting dalam pendidikan vokasi. Peserta didik tidak cukup hanya mempelajari teori dan keterampilan di ruang kelas. Mereka juga membutuhkan pengalaman langsung agar lebih mengenal standar dan budaya kerja.
Karena itu, keterlibatan industri dalam sinkronisasi kurikulum menjadi langkah penting. Materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
Selain membuka peluang PKL, kerja sama ini juga diharapkan memperluas kesempatan lulusan untuk memasuki dunia kerja. Dengan begitu, keterampilan teknis, kesiapan kerja, dan sikap profesional dapat berkembang secara seimbang.
Melalui penguatan kemitraan dengan Hotel Tuwuh Malang dan Hotel Horison Batu, SMK Cendika Bangsa terus berupaya membangun pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri. Sebab, keberhasilan pendidikan kejuruan tidak hanya diukur dari proses belajar di sekolah, tetapi juga dari kesiapan lulusannya menghadapi dunia kerja.
Pewarta: Rico Rivaldi | Editor: CB01