Share

Chamoe: Melon Korea Renyah Manis yang Bikin Nagih

swaracendika.id
swaracendika.id

Share

swaracendika.id – Pernah membayangkan makan melon premium langsung dengan biji dan kulit tipisnya? Itulah pengalaman tak biasa yang dirasakan para siswa dan guru SMK Cendika Bangsa, Kepanjen, saat mencicipi Chamoe (참외), melon Korea yang terkenal renyah, manis segar, dan beraroma lembut. Buah eksotis ini kini mulai dibudidayakan di Malang Raya.

Pengalaman Unik Siswa Mencicipi Chamoe di SMK Cendika Bangsa

Chamoe yang mereka nikmati bukan buah impor, melainkan hasil budidaya lokal berteknologi tinggi dari BBPP Ketindan, Lawang. Momen mencicipi buah ini menjadi pengalaman baru bagi siswa, terutama karena Chamoe dapat dimakan bersama bijinya, tanpa rasa getir atau mengganggu tekstur.
Chamoe: Melon Korea dengan Rasa Renyah-Manis dan Aroma Floral
Chamoe dikenal dengan kulit kuning cerah bergaris putih dan rasa yang memadukan melon madu, mentimun, dan aroma floral lembut. Teksturnya renyah dan segar, membuatnya berbeda dari melon pada umumnya. Inilah yang membuat Chamoe digemari baik di Korea maupun oleh komunitas Korea di Indonesia.

Kaya Nutrisi, Chamoe Jadi Camilan Sehat Bernilai Tinggi

Tak hanya enak, Chamoe juga kaya Vitamin A, Vitamin C, serat, dan kalium. Kandungan ini berperan penting untuk: menjaga daya tahan tubuh, kesehatan kulit dan mata, melancarkan pencernaan, menghidrasi tubuh,menstabilkan tekanan darah. Chamoe pun cocok sebagai camilan sehat untuk berbagai kalangan.

Dibudidayakan dalam Smart Greenhouse dengan Teknologi Smart Farming

Buah istimewa ini diperkenalkan oleh Hyuok Joo Han (Pak Han) dari BBPP Ketindan. Chamoe ditanam di Smart Greenhouse Inakor Farm menggunakan teknologi smart farming—mulai dari kontrol nutrisi, suhu, hingga lingkungan tumbuh.
Teknologi ini memungkinkan tanaman berkembang tanpa pestisida berlebih, menghasilkan buah yang higienis, bernutrisi tinggi, dan berkualitas premium.“Perawatan dilakukan secara modern untuk menjaga nutrisi dan kualitas buah,” jelas Pak Han.
Dengan kualitas premium, harga Chamoe mencapai Rp35 ribu per kilogram. Peminat terbesar berasal dari komunitas Korea yang tinggal di Indonesia, terutama di Bali, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya.

Chamoe sebagai Media Edukasi Pertanian Modern di SMK Cendika Bangsa

Kehadiran Chamoe di SMK Cendika Bangsa bukan sekadar mengenalkan rasa buah unik, tetapi juga memberikan edukasi nyata tentang masa depan pertanian modern.
Lewat Chamoe, para siswa belajar bahwa pertanian masa kini tak lagi hanya bergantung pada lahan luas, tetapi juga teknologi presisi seperti smart farming yang mampu melahirkan produk hortikultura bernilai tinggi. (cb1/niswah)

Tag @

Share