Share

Bagian 2: Dari Tawa ke Hikmah -Penutup

swaracendika.id
swaracendika.id

Share

Perjalanan Wisata Edukasi Religi SMK Cendika Bangsa

swaracendika.id – Blitar, hari mulai beranjak siang ketika bus rombongan SMK Cendika Bangsa berbelok menuju destinasi berikutnya. Setelah menyelami sejarah dan perjuangan Bung Karno serta menapak di jejak Majapahit, kini waktunya para siswa melepas penat di Blitar Park — taman hiburan penuh warna di jantung kota.

Ceria di Tengah Gerimis

Langit mendung tak menyurutkan semangat. Tawa pecah di antara para siswa yang mencoba wahana permainan seru.
Ada yang berani naik ke wahana ekstrem, ada pula yang memilih bersantai sambil menikmati suasana gerimis.
“Seru banget! WER bikin saya sadar kalau belajar bisa dari mana aja — dari sejarah, dari alam, bahkan dari perjalanan kayak gini,” ujar Ayun, salah satu peserta WER dengan senyum lebar.
Momen kebersamaan ini bukan sekadar hiburan. Tawa yang tercipta menjadi jembatan keakraban, mempererat hubungan antara siswa dan guru yang turut mendampingi.

Menyusuri Keheningan Makam K.H. Dimyati

Menjelang petang, suasana berubah lembut. Rombongan beralih menuju Makam K.H. Dimyati di Selopuro. Jalan menuju lokasi terasa sejuk, pepohonan rindang meneduhkan langkah-langkah mereka.
Saat memasuki area makam, suara tawa pelan-pelan berubah menjadi hening. Para siswa duduk bersama, memanjatkan doa, memohon keberkahan, dan meneladani ketulusan hidup sang ulama.
Dari sosok K.H. Dimyati, mereka belajar tentang kesederhanaan, kesabaran, dan semangat menebar kebaikan tanpa pamrih.

Pulang dengan Hati yang Lebih Kaya

Malam mulai turun saat bus bergerak meninggalkan Blitar. Dari jendela, lampu-lampu kota perlahan menjauh, tapi kenangan dari perjalanan itu akan terus menyala di hati mereka.
Dari semangat perjuangan di Makam Bung Karno, kebijaksanaan di Candi Penataran, keceriaan di Blitar Park, hingga keteduhan di Makam K.H. Dimyati, para siswa membawa pulang pelajaran hidup yang tak tertulis di buku pelajaran: tentang rasa syukur, kebersamaan, dan cinta tanah air.
Wisata Edukasi Religi kali ini bukan hanya perjalanan sehari, tapi perjalanan batin — menuntun mereka untuk menjadi insan muda yang berkarakter, berilmu, dan berjiwa besar. (april)

Tag @

Share