Swaracendika.id – Tiga siswa Jurusan Perhotelan SMK Cendika Bangsa Kepanjen mendapatkan pengalaman berharga melalui ajang Bed Making & Towel Art Competition 2026. Kompetisi tingkat provinsi ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan sekaligus mengenal standar kerja industri perhotelan secara langsung.
Ketiga siswa tersebut adalah Raditya Widhi Dharma, Hadi Mukhamad Khoirul Rokhim, dan Vickey Jersia Heaven. Mereka mengikuti kompetisi dengan bimbingan guru produktif Perhotelan, Aucha Maf’ula, S.Tr.Par.

Kegiatan diselenggarakan oleh BPC IHKA (Indonesian Housekeepers Association) Malang Raya bersama BPC PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kota Batu. Acara berlangsung pada Rabu (21/10/2026) di Graha Pancasila, Balai Among Tani, Kota Batu, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-25 Kota Wisata Batu.
Mengusung tema “Bersama Meningkatkan Kompetensi, Mendukung Pariwisata dan Hospitality di Kota Batu”, kompetisi ini menjadi ruang belajar bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan di bidang housekeeping.
Belajar Teknik Making Bed dari Peserta Profesional
Salah satu pengalaman penting yang diperoleh siswa SMK Cendika Bangsa Kepanjen adalah kesempatan mengamati teknik making bed secara lebih detail. Mereka dapat memperhatikan cara peserta lain merapikan tempat tidur, terutama peserta dari kategori profesional.
Melalui pengamatan tersebut, siswa belajar memahami pentingnya ketelitian, kerapian, dan ketepatan teknik dalam menyiapkan tempat tidur sesuai standar hotel. Pengalaman ini juga memberi gambaran tentang kualitas kerja yang dibutuhkan di industri perhotelan.
Selain itu, kompetisi menjadi sarana untuk melatih kecepatan dan keterampilan praktik. Siswa juga belajar menjaga konsentrasi serta membangun mental berkompetisi saat harus menunjukkan kemampuan di hadapan peserta lain.
Keterampilan making bed dan towel art merupakan bagian penting dari pekerjaan housekeeping. Oleh karena itu, pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Bertemu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu
Pengalaman berkesan lainnya adalah kesempatan bagi ketiga siswa untuk memperkenalkan diri secara langsung serta berfoto bersama Wali Kota Batu dan Wakil Wali Kota Batu.
Momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi siswa. Selain menambah pengalaman, pertemuan ini memberikan kenangan berharga selama mengikuti kompetisi di Kota Batu.
Kesempatan bertemu dengan para pemimpin daerah juga menjadi bagian dari pengalaman sosial yang tidak selalu diperoleh dalam pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan nilai tambah, baik dari sisi keterampilan maupun pengalaman pribadi siswa.
Perkuat Kompetensi Siswa Perhotelan
Guru produktif Perhotelan sekaligus pembimbing, Aucha Maf’ula, menyampaikan bahwa keikutsertaan siswa tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Kompetisi juga menjadi sarana untuk mengasah mental, menambah wawasan industri, dan memperluas jejaring profesional.
“Keikutsertaan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ini adalah ajang untuk mengasah mental juara, menambah wawasan industri, dan membangun networking langsung dengan para General Manager dan Executive Housekeeper hotel-hotel di Malang Raya,” ujar Aucha Maf’ula.
Pengalaman di ajang tingkat provinsi ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan. Mereka juga dapat menjadikan teknik yang diamati selama kompetisi sebagai bahan evaluasi untuk praktik berikutnya.
Melalui kegiatan tersebut, Jurusan Perhotelan SMK Cendika Bangsa Kepanjen terus berupaya menyiapkan peserta didik yang terampil, teliti, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan industri hospitality. Pengalaman berkompetisi menjadi salah satu langkah penting untuk menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia kerja.
Pewarta: Tri Joko P | Editor: CB01