Swaracendika.id – Dua penampilan terbaik Pramuka SMK Cendika Bangsa Kepanjen berbuah dua gelar juara. Tim Sanggah Putra dan Sanggah Putri sama-sama meraih Juara 1 Bidang Lomba Pentas Seni dalam Perkemahan Hardika ke-65 Kwarran Kepanjen Tahun 2026.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 13–15 Agustus 2026 di SMPN 3 Kepanjen. Sebanyak 16 siswa dari Dewan Ambalan Raden Rahmat – Dewi Condrowati tampil membawa nama Pangkalan SMK Cendika Bangsa Kepanjen.
Delapan siswa putra tergabung dalam Sanggah Putra. Sementara delapan siswa putri memperkuat Sanggah Putri. Keduanya berhasil menunjukkan penampilan yang kompak hingga meraih posisi tertinggi pada bidang pentas seni.
Dua Tim, Dua Gelar Juara
Tim Sanggah Putra diperkuat oleh Rensi Setiawan (XI PH), Daniel Rosyid (XI TKJ), M. Wisnu Nizam (XI PH), Marzel Apriyandika (XI PH), Aditya Bayu (XI TKR), M. Rizki Kurniawan (XI TSM), Kevin Eka (X TSM), dan Faiz Azhar (XI TKJ).
Sementara itu, tim Sanggah Putri terdiri dari Namira Okta (XI P), Saisa Islami (XI DPB), Marta Kharisma (XI MP), Dewi Lathifatul (XI DPB), Jingga Aftarayana (XI DPB), Novita Ayu (XI APHP), Badriyah Mayda (XI DPB), dan Dewi Aisyah (X DKV).
Keduanya tampil dalam bidang lomba pentas seni dan berhasil meyakinkan dewan juri. Hasil tersebut membawa Sanggah Putra dan Sanggah Putri Cendika Bangsa menjadi juara pertama.
Di Balik Penampilan di Panggung
Pencapaian tersebut tidak lahir dalam waktu singkat. Ada latihan, persiapan, dan dukungan banyak pihak sebelum kedua tim tampil dalam perlombaan.
Orang tua menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Mereka memberikan izin sekaligus dukungan kepada putra-putrinya untuk mengikuti latihan dan kompetisi.
Dukungan juga datang dari para pelatih yang mendampingi siswa selama masa persiapan. Arahan dan latihan diberikan agar penampilan tim semakin matang saat berada di arena lomba.
Pihak sekolah turut memberikan dukungan, terutama dalam hal akomodasi selama kegiatan. Dengan dukungan tersebut, siswa dapat mengikuti rangkaian Perkemahan Hardika dengan lebih optimal.
Salah satu wali murid yang merupakan pemilik sanggar budaya Reog di Balesari, Ngajum, juga turut memberikan dukungan dalam proses persiapan. Dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari perjalanan kedua tim hingga mencapai hasil terbaik.
Pramuka dan Ruang Belajar Siswa
Dua gelar juara tersebut bukan sekadar capaian di atas kertas. Bagi para peserta, proses mengikuti perlombaan menjadi pengalaman untuk belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, dan percaya diri.
Melalui pentas seni, siswa juga memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal dan menghidupkan seni budaya dalam kegiatan Pramuka.
Bagi Dewan Ambalan Raden Rahmat – Dewi Condrowati, capaian ini menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kegiatan kepramukaan di SMK Cendika Bangsa Kepanjen.
Dukungan sekolah, orang tua, pelatih, dan berbagai pihak menjadi kekuatan di balik pencapaian tersebut. Pada akhirnya, dua gelar Juara 1 menjadi hasil dari kerja bersama yang dilakukan sejak persiapan hingga penampilan di panggung.
Dari latihan yang panjang, lahir dua kemenangan. Dari Pramuka, tumbuh keberanian untuk berkarya dan berprestasi. (Nadia/CB1)